Panduan Menanam Padi dari Bibit


cara menyemai bibit padi

Cara Menanam Padi
Tahap Awal : Melakukan Pembibitan

Tahapan-Tahapan untuk menanam padi ataupun budidaya padi, langkah-langkah tersebut perlu kita lakukan untuk mendapat hasil yang maksimal. Sebelum  ditanam, tanaman padi harus disemaikan lebih dahulu. Pesemaian itu harus disiapkan dan dikerjakan dengan baik, maksudnya agar diperoleh bibit yang baik, sehingga pertumbuhannya akan baik pula. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan persemaian sebagai berikut:

A.    Memilih Tempat Pesemaian

Tempat untuk membuat pesemaian merupakan syarat yang harus diperhatikan agar diperoleh bibit yang baik.

=>Tanahnya harus yang subur, banyak mengandung humus, dan gembur.
=>Tanah itu harus tanah yang terbuka, tidak terlindung oleh pepohonan, sehingga sinar matahari dapat diterima dan dipergunakan sepenuhnya.
=>Dekat dengan sumber air terutama untuk pesemaian basah, sebab pesemaian banyak membutuhkan air. Sedanggkan pesemaian kering dimaksudkan mudah mendapatkan air untuk =>menyirami apabila persemaian itu mengalami kekeringan.
=>Apabila areal yang akan ditanami cukup luas sebaiknya tempat pembuatan pesemaian tidak berkumpul menjadi satu tempat tetapi dibuat memencar. Hal itu untuk menghemat biaya atau tenaga pengangkutannya.


B.    Mengerjakan Tanah Untuk Pesemaian

Tanah pesemaian harus mulai dikerjakan kurang lebih 50 hari sebelum penanaman. Karena adanya dua jenis padi, yaitu padi basah dan ppadi kering, maka tanah pesemaian juga dapat dibedakan atas pesemaian basah dan pesemaian kering.

=> Persemaian Basah

Dalam membuat pesemaian basah harus dipilih tanah sawah yang betul-betul subur. Rumput-rumput dan jerami yang masih tertinggal harus dibeersihkan lebih dulu. Kemudian sawah digenangi air, maksud digenagi air ini agar tanag menjadi klunak, rumpput-rumputan yang akan tumbuh  menjadi mati, dan bermacam-macam serngga yang dapat merusak bibit mmati pula.

Selanjutnya, apabila tanah sudah cukup lunak lalau dibajak/digaru dua kali atau tanah menjadi halus. Pada saat itu juga sekaligus dibuat petakan-petakan dan memperbaiki pematang. Sebagai ukuran dsar luas pesemaian yang harus dibuat kurang lebih 1/20 dari araeal sawa yang akan ditanamai. Jadi apabila sawwah yang akan ditanami seluas 1Ha, maka luas pesemaian yang harus dibuat adalah 1/20 x 10.000 m² = 500 m². Adapun biji   yang dibutuhkan adalah kurang lebih 75 gram biji setiap 1 m², atau sebanyak kurang lebih 40 kg.

=> Persemaian Kering

Prinsip pembuatan pesemaian kering sama dengan pesemaian basah. Rumpu-rumput dan sisa-sisa jerami yang ada harus dibersihkan terlebih dahulu. Tanah dibolak-balik  dengan bajak dan digaru, atau bisa dan halus. juga memakai cangkul yang terpenting tanah menjadi gembur.
Setelah tanaha menjadi halus, diratakan dan dibuat bedenganbedengan. Adapun ukuran bedengan sebagai berikut :  Tinggi 20 cm, lebar 120 cm, panjang 500-600 cm.

Antara bedengan yang satu dengan yang lain diberi jarak 30 cm sebagai selokan yang dapat digunakan untuk memudahkan : Penaburan biji, pengairan, pemupukan, penyemprotan hama, penyiangan, dan pencabutan bibit.

C.    Penaburan Biji

Untuk memilih biji-biji yang bernas dan tidak, biji harus direndam dalam air. Biji-biji yang bernas akan tenggelam sedangkan yang biji-biji yang hampa akan terapung. Dan biji-biji yang terapaung bisa dibuang. Maksud perendaman selain memilih biji yang bernas, biji juga agar cepat berkecambah. Lama perendaman cukup 24 jam, kemudian biji diambil dari rendaman lalu di peram dibungkus memakai daun pisang dan karung. Pemeraman dibiarkan selama 8 jam.

Apabila biji sudah berkecambah dengan panjang 1 mm, maka biji disebar ditempat pesemaian. Diusahakan agar penyebaran biji merata, tidak terlalu rapat dan tidak terlalu jarang. Apabila penyebarannya terlalu rapat akan mengakibatkan benih yang tumbuh kecil-kecil dan lemah, tetapi penyebaran yang terlalu jarang biasanya menyebabkan tumbuh benih tidak merata.

D.    Pemeliharaan Pesemaian

=> Pengairan

Pada pesemaian basah, begitu biji ditaburkan terus digenangi air selama 24 jam, baru dikeringkan. Genangan air dimaksudkan agar biji yang disebar tidak berkelompok-kelompok sehingga dapat merata. Adapun pengeringan setelah penggenangan selama 24 jam itu dimaksudkan agar biji tidak membusuk dan mempercepat pertumbuhaan.

Pada pesemaian kering, pengairan dilakukan dengan air rembesan. Air dimasukan dalam selokan antara bedengan-bedengan, sehingga bedengan akan terus-menerus mendapatkan air dan benih akan tumbuh tanpa mengalami kekeringan. Apabila benih sudah cukup besar, penggenangan dilakukan dengan melihat keadaan. Pada bedengan pesemaian bila banyak ditumbuhi rumput, perlu digenagi aiar. Apabila pada pesemaian tidak ditumbuhi rumput, maka penggenangan air hanya kalau memerlukan saja.

=> Pengobatan

Untuk menjaga kemungkinan serangan penyakit, pesemaian perlu disemprot dengan Insektisida 2 kali, yaitu 10 hari setelah penaburan dan sesudah pesemaian berumur 17 hari.

=> Pemupukan

cara memupuk padi


PENGOLAHAN TANAH

A.    Cara Mengolah Tanah
Pengolahan tanah untuk penanaman padi harus sudah disiapkan sejak dua bulan penanaman. Pelaksanaanya dapat dilakukan dengan dua macam cara yaitu dengan cara tradisional dan cara modern.

=> Pengolahan tanah sawah dengan cara tradisional, yaitu pengolahan tanah sawa dengan alat-alat sederhana seperti sabit, cangkul, bajak dan garu yang semuaya dilakukan oleh nusia atau dibantu ooleh binatang misalnya, kerbau dan sapi.
=> Pengolahan tanah sawah dengan cara modern yaitu pengolahaan tanah sawa yang dilaukan dengan mesin. Dengan traktor dan alat-alat pengolahan tanah yang serba dapat kerja sendiri.

1. Pembersihan
Sebelum tanah sawa dicangkul harus dibersihkan lebih dahulu dari jerami-jerami atau rumput-rumput yang ada. Dikumpulkan di satu tempat atau dijadikan kompos. Sebaiknya jangan dibakar, sebab pembakaran jerami itu akan menghilangkan zat nitrogen yang sangat penting bagi pertumbuhan tanaman.

2. Pencangkulan
Sawah yang akan dicangkul harus digenagi air terlebih dahulu agar tanah menjjadi lunak dan rumput-rumputnya cepat membusuk. Pekerjaan pencangkulan ini dilanjutkan pula dengan perbaikan pematang-pematang yang bocor.

3. Pembajakan
Sebelum pembajakan, sawah sawah harus digenangi air lebih dahulu. Pembajakan dimulai dari tepi atau dari tengah petakan sawah yang dalamnya antara 12-20 cm. tujuan pembajakan adalah mematikan dan membenamkan rumput, dan membenamkan bahan-bahan organis seperti : pupuk hijau, pupuk kandang, dan kompos sehingga bercampur dengan tanah. Selesai pembajakan sawah digenagi air lagi selama 5-7 hari untuk mempercepat pembusukan sisa-sisa tanaman dan melunakan bongkahan-bongkahan tanah.

4. Penggaruan
Pada waktu sawah akan digaru genangan air dikurangi. Sehingga cukup hanyya untuk membasahi bongkahan-bongkahan tanah saja. Penggaruan dilakukan berrulang-ulang sehingga sisa-sisa rumput terbenam dan mengurangi perembesan air ke bawah.

Setelah penggaruan pertama selesai, sawah digenagi air lagi selama 7-10 hari, selang beberapa hari diadakan pembajakan yyang kedua. Tujusnnya yaitu: meratakan tanah, meratakan pupuk dasar yang dibenamkan, dan pelumpuran agar menjadi lebih sempurna.

PENANAMAN

A.    Pemilihan Bibit
Pekerjaan penanaman didahului dengan pekerjaan pencabutan bibit di pesemaian. Bibit yang akan dicabut adalah bibit yang sudah berumur 25-40 hari (tergantung jenisnya), berdaun 5-7 helai. Sebelum pesemaian 2 atau 3 hari tanah digenangi air agar tanah menjadi lunak dan memudahkan pencabutan.

Caranya, 5 sampai 10 batang bibit kita pegang menjadi satu kemudian ditarik ke arah badan kita, usahakan batangnya jangan sampai putus. Ciri-ciri bibit yang baik antara lain:
=> Umurnya tidak lebih dari 40 hari
=> Tingginya kurang lebih dari 40 hari
=> Tingginya kurang lebih 25 cm
=> Berdaun 5-7 helai
=> Batangnya besar dan kuat
=> Bebas dari hama dan penyakit

Bibit yang telah dicabut lalu diikat dalam satu ikatan besar untuk memudahkan pengangkutan. Bibit yang sudah dicabut harus segera ditanam, jangan sampai bermalam.
Penanaman padi yang baik harus menggunakan larikan ke kanan dank e kiri dengan jjarak 20 x 20 cm, hal ini untuk memudahkan pemeliharaan, baik penyiangan atau pemupukan dan memungkinkan setiap tanaman memperoleh sinar matahari yang cukup dan zat-zat makanan secara merata.

Dengan berjalan mundur tangan kiri memegang bibit, tangan kanan menanam, tiap lubang 2 atau 3 batang bibit, dalamnya kira-kira3 atau 4 cm. usahakan penanaman tegak lurus jangan sampai miring.
Usahakan penanaman bibit tidak terlalu dalam ataupun terlalu dangkal. Bibit yang ditanam terlalu dalam akan menghambat pertumbuhan akar dan anakannya sedikit.

Bibit yang ditanam terlalu dangkal akan menyebabkan mudah reba atau hanyut oleh aliran air. Dengan demiikian jelas bahwa penanaman bibit yang terlalu dalam maupun terlalu dangkal akan berpengaruh pada hasil produksi.

PEMELIHARAAN

A. Pengairan

Air merupakan syarat mutlak bagi pertumbuhan tanaman padi sawah. Masalah pengairan bagi tanaman padi sawah merupakan salah satu factor penting yang harus mendapat perhatian penuh demi mendapat hasil panen yang akan datang.

Air yang dipergunakan untuk pengairan padi di sawah adalah air yang berasal dari sungai, sebab air sungai banyak mengandung lumpur dan kotoran-kotoran yang sangat berguna untuk menambah kesuburan tanah dan tanaman. Air yang berasal dari mata air kurang baik untuk pengairan sawah, sebab air itu jernih, tidak mengandung lumpur dan kotoran.

Memasukan air kedalam sawahdapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Air yang dimasukan ke petakan-petakan sawah adalah air yang berasal dari saluran sekunder. Air dimasukan ke petakan sawah melalui saluran pemasukan, dengan menghentikan lebih dahulu air pada saluran sekunder.

Untuk menjaga agar genangan air didalam petakan sawah itu tetap, jangan lupa dibuat pula lubang pembuangan. Lubang pemasukan dan lubang pembuangan tidak boleh dibuat lurus.
Hal ini dimaksudkan agar ada pengendapan lumpur dan kotoran-kotoran yang sangat berguna bagi pertumbuhan tanaman. Apabila lubang pemasukan dan lubang pembuangan itu dibuat luru, maka air akan terus mengalir tanpa adanya pengendapan.

Pada waktu mengairi tanaman padi di sawah, dalamnya air harus diperhatikan dan disesuaikan dengan umur tanaman tersebut. Kedalaman air hendaknya diatur dengan cara sebagai berikut:

=> Tanaman yang berumur 0-8 hari dalamnya air cukup 5 cm.
 => Tanaman yang berumur 8-45 hari dalamnya air dapat ditambah hingga 10-20 cm.
   => Tanaman padi yang sudah membentuk bulir dan mulai menguning dalamnya air dapat ditambah hingga 25 cm. setelah itu dikurangi sedikit demi sedikit.
    =>  Sepuluh hari sebelum panen sawah dikeringkan sama sekali. Agar padi dapat masak bersama-sama.


B. Penyiangan dan Penyulaman

Setelah penanaman, Apabila tanaman padi ada yang mati harus segera diganti (disulam). Tanaman sulam itu dapat menyamai yang lain, apabila penggantian bibit baru jangan sampai lewat 10 hhari sesudah tanam.

Selain penyulaman yang perlu dilakukan adalah penyiangan agar rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman padi tidak bertumbuh banyak dan mengambil zat-zat makanan yang dibutuhkan ttanaman padi. Penyiangan dilakukan dua kali yang pertama setelah padi berumur 3 minggu dan yang kedua setelah padi berumur 6 minggu.

C. Pemupukan

Pemupukan bertujuan untuk menambah zat-zat dan unsur-unsur makanan yang dibutuhkan oleh tanaman di dalam tanah. Untuk tanaman padi, pupuk yang digunakan antara lain:

1. Pupuk alam, sebagai pupuk dasar yang diberikan 7-10 hari sebelum tanaman dapat digunakan pupuk-pupuk alam, misalnya: pupuk hijau, pupuk kandang, dan kompos. Banyaknya kira-kira 10 ton / ha.

2. Pupuk buatan diberikan sesudah tanam, misalnya: ZA/Urea, DS/TS, dan ZK. Adapun manfaat pupuk tersebut sebagai berikut:

=> ZA/Urea : menyuburkan tanah, mempercepat tumbuhnya anakan, mempercepat tumbuhnya tanaman, dan menambah besarnya gabah.
=> DS/TS : mempercepat tumbuhnya tanaman, merangsang pembungaan dan pembentukan buah, mempercepat panen.
=> ZK : memberikan ketahanan tanaman terhadap hama / penyakit, dan mempercepat pembuatan zat pati.


D. Pemberantasan Hama / Penyakit

=> Burung, banyak yang menyerang padi sedang menguning, gunakan benda-benda untuk menghalaunya.

=> Walang sangit, penyerangan dilakukan saat padi masih muda, walang sangit dapat diberantas dengan disemprot menggunakab DDT atau disuluh (dipasang lampu).

=> Tikus, hewan yang satu ini dapat merugikan petani dengan jumlah besar kerena mereka dapat merusak areal yang cukup luas dengan waktu yang tidak lama. Tikus dapat diberantas dengan gropyokan atau dengan member umpan yang berupa ketela,  jagung dan sebagainya yang dicampur dengan phospit.

=> Ulat serangga, serangga-serang itu bertelur pada daun, apabila menetas ulatnya merusak batang dan daun. Cara pemberantasannya harus disemprot dengan obat-obat insektisida, misalnya : DDT, Aldrin, Endrin, Diazinon dan sebagainya.

Terima Kasih atas kunjungannya,Semoga bermanfaat.
Diambil dari : bestbudidayatanaman.com

Kelebihan dan Kekurangan Unsur Hara Pada Tanaman

unsur hara mikro dan makro


Unsur hara adalah senyawa organik dan anorganik yang ada di dalam tanah atau dengan kata lain nutrisi yang terkandung dalam tanah.Berdasarkan tingkat kebutuhannya maka

unsur hara dapat digolongkan menjadi 3 bagian yaitu:

1. Unsur hara makro: adalah unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah besar,yang termasuk unsur hara makro adalah N,P,K.

2. Unsur hara sekunder : adalah unsur hara yang relatif berlimpah di dalam tanah,yang termasuk unsur hara sekunder adalah Ca,Mg,S.Si.

3. Unsur hara mikro : adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah sedikit ,yang termasuk unsur hara mikro adalah Fe,Mn,Zn,Cl,Mo,B,Cu,Co,dan Na.

Berikut adalah penjelasan tentang fungsi,kelebihan dan kekurangan dari masing-masing unsur hara tersebut.

1.UNSUR HARA MAKRO

A.Nitrogen (N)

Fungsi Nitrogen

1. Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.

2. Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri.

3. Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman.

4. Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun.

Kekurangan unsur hara Nitrogen

1. Warna daun hijau agak kekuning-kuningan.

2. Pertumbuhan tanaman lambat atau kerdil.

3. Perkembangan buah tidak setabil,seringkali masak sebelum waktunya.

4. Dapat menimbulkan daun penuh dengan serat.

5. Dalam keadaan kekurangan yang parah, daun menjadi kering, dimulai dari bagian bawah terus ke bagian atas.

Kelebihan unsur hara Nitrogen (N)

1. Warna daun terlalu hijau.

2. Tanaman rimbun dengan daun.

3. Proses pembuangan menjadi lama.

4. Adenium bakal bersifat sekulen karena mengandung banyak air. Hal itu menyebebkan rentan serangan cendawan dan penyakit , dan mudah roboh.

5. Produksi bunga menurun.

B.Pospor ( P )

Fungsi Pospor ( P )

1. Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman.

2. Merangsang pembungaan dan pembuahan.

3. Merangsang pertumbuhan akar.

4. Merangsang pembentukan biji.

5. Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel.

Kekurangan unsur hara Fosfor (P)

1. Terhambatnya pertumbuhan sistem perakaran, batang dan daun.

2. Warna daun seluruhnya berubah menjadi hijau tua/keabu-abuan, mengkilap, sering pula terdapat pigmen merah pada daun bagian bawah, selanjutnya mati. Pada tepi daun, cabang dan batang terdapat warna merah ungu yang lambat laun berubah menjadi kuning.

3. Hasil tanaman yang berupa bunga, buah dan biji merosot. Buahnya kerdil-kerdil, nampak jelek dan lekas matang.

Kelebihan unsur hara Fosfor (P)

1. Kelebihan P menyebabkan penyerapan unsur lain terutama unsur mikro seperti besi (Fe) , tembaga(Cu) , dan seng(Zn) terganggu.

2. Tumbuhan kerdil

3. Warna daun berubah menjadi ungu atau coklat mulai dari ujung-ujung daun.

C.Kalium ( K )

Fungsi Kalium ( K )

1. Berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air.

2. Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit.

Kekurangan unsur hara Kalium (K)

1. Daun-daun berubah jadi mengerut alias keriting dan kadang-kadang mengkilap terutama pada daun tua, tetapi tidak merata.

2. Batangnya lemah dan pendek-pendek, sehingga tanaman tampak kerdil.

3. Buah tumbuh tidak sempurna, kecil, mutunya jelek, hasilnya rendah dan tidak tahan disimpan.

Kelebihan unsur hara Kalium ( K )

Kelebihan K menyebabkan penyerapan Ca dan Mg terganggu. Pertumbuhan tanaman terhambat. sehingga tanaman mengalami defisiensi.

2.UNSUR HARA SEKUNDER

A.Calsium ( Ca )

Fungsi Calsium ( Ca )

1. Kalsium adalah untuk menyusun klorofil.

2. Dibutuhkan enzim untuk metabolis karbohidrat, serta mempergiat sel meristem.

3. Memperkeras batang tanaman dan sekaligus merangsang pembentukan biji.

4. Mencegah rontok bunga dan buah.

5. Memperkuat batang.

Kekurangan unsur hara Calsium ( Ca )

1. Daun-daun muda selain berkeriput mengalami perubahan warna, pada ujung dan tepi-tepinya klorosis .

2. Kuncup-kuncup muda yang telah tumbuh akan mati.

3. Pertumbuhan sistem perakarannya terhambat, kurang sempurna malah sering salah bentuk.

4. Pertumbuhan tanaman demikian lemah dan menderita

Kelebihan unsur hara Calsium ( Ca )

1. Pertumbuhan tanaman terhambat,sehingga tanaman mengalami defisiensi.

2. akar tanaman tidak mampu tumbuh memanjang dengan cepat.

3. menghalangi pertumbuhan serta mekarnya daun-daun muda dan pucuk-pucuk.

4. menghalangi pertumbuhan bagian tepi daun, oleh karena itu daun-daunnya menjadi keriting.

B.Magnesium ( Mg )

Fungsi Magnesium ( Mg )

1. Merupakan penyusun utama khlorofil yang menentukan laju fotosintesa / pembentukan karbohidrat.

2. Berfungsi untuk transportasi fosfat.

3. Menciptakan warna hijau pada daun.

4. Berperan dalam pembentukan buah.

Kekurangan unsur hara Magnesium ( Mg )

1. Daun-daun tua mengalami klorosis.

2. Daun-daun mudah terbakar oleh teriknya sinar matahari karena tidak mempunyai lapisan lilin, karena itu banyak yang berubah warna menjadi coklat tua/kehitaman dan mengkerut.

3. Pada tanaman biji-bijian, daya tumbuh biji kurang/lemah.

Kelebihan unsur hara Magnesium ( Mg )

1. Daun berwarna kuning, hal ini terjadi karena pembentukan klorofil terganggu.

2. Pada tanaman jagung kelebihan Mg terlihat pada daun adanya garis-garis kuning yang agak menonjol sedangkan pada daun-daun muda kelur lendir.

C.Sulfur ( S )

Fungsi Sulfur ( S )

1. Pembentukan asam amino dan pertumbuhan tunas serta membantu pembentukan bintil akar tanaman

2. Pertumbuhan anakan pada tanaman

3. Berperan dalam pembentukan klorofil serta meningkatkan ketahanan terhadap jamur

4. Membentuk senyawa minyak yang menghasilkan aroma dan juga aktifator enzim membentuk papain

Kekurangan unsur hara Sulfur ( S )

1. Daun-daun muda mengalami klorosis.

2. Perubahan warna daun dapat pula menjadi kuning sama sekali, sehingga tanaman tampak berdaun kuning dan hijau.

3. Tanaman tumbuh terlambat, kerdil, berbatang pendek dan kurus, batang tanaman berserat, berkayu dan berdiameter kecil.

4. Jumlah anakan terbatas.

Kelebihan unsur hara Sulfur ( S )

1. Menyebabkan daun-daun berguguran sebelum waktunya.

2. Pada tahap lanjut arabicum bisa terbakar ( daun-daun mengering dan tanaman menjadi layu ).

D.Silikon ( Si )

Fungsi Silikon ( Si )

1. Dapat meningkatkan hasil melalui peningkatan efisiensi fotosintesis.

2. Menginduksi ketahanan terhadap hama dan penyakit.

3. Tersimpan dalam dinding sel yang mengakibatkan sifat mekanis sel yaitu kaku atau elastis.

Kekurangan Unsur hara Silikon ( Si )

1. Dapat menyebabkan tanaman mudah terserang penyakit.

2. Dapat menurunkan hasil panen.

3. Dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

Kelebihan Unsur hara Silikon ( Si )

Tanaman dengan pasokan silikon larut menghasilkan lebih kuat, meningkatkan panas dan kekeringan tanaman toleransi silikon dapat disimpan oleh tanaman di tempat infeksi oleh jamur untuk memerangi penetrasi dinding sel oleh jamur menyerang.

3.UNSUR HARA MIKRO

A.Ferrit / Besi ( Fe )

Fungsi Ferrit / Besi ( Fe )

1. Untuk pembentukan klorofil.

2. Berperan pada proses-proses fisiologis tanaman seperti proses pernapasan.

3. Sebagai aktifator dalam proses biokimia didalam tanaman, dan pembentuk beberapa enzim.

Kekurangan unsur hara Ferrit / Besi ( Fe )

1. Pada daun muda, mula-mula secara setempat-setempat berwarna hijau pucat atau hijau kekuning-kuningan.

2. Pada tulang daun terjadi klorosis.

3. Pada musim kemarau, daun-daun muda banyak yang menjadi kering dan berjatuhan.

4. Pertumbuhan tanaman seolah terhenti akibatnya daun berguguran dan akhirnya mati mulai dari pucuk.

Kelebihan unsur hara Ferrit / Besi ( Fe )

Pemberian pupuk dengan kandungan Fe tinggi menyebabkan nekrosis yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik hitam pada daun.

B.Mangan ( Mn )

Fungsi Mangan ( Mn )

1. Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin terutama vitamin C.

2. Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua.

3. Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim.

4. Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi.

Kekurangan unsur hara Mangan ( Mn )

1. Pada daun-daun muda di antara tulang-tulang dan secara setempat-setempat terjadi klorosis.

2. Jaringan-jaringan pada bagian daun yang klorosis mati sehingga daun tampak menggerigi karena mengering dan keriput.

3. Pertumbuhan tanaman menjadi kerdil.

4. Pembentukan biji-bijian kurang baik (jelek).

Kelebihan unsur hara Mangan ( Mn )

Pada dasarnya Mn dibutuhkan dalam jumlah sedikit,apabila kelebihan unsur hara ini maka dapat menghambat proses sintesa klorofil.

C.Cupprum / Tembaga ( Cu )

Fungsi Cupprum / Tembaga ( Cu )

1. Diperlukan dalam pembentukan enzim seperti: Ascorbic acid oxydase, Lacosa, Butirid Coenzim A. Dehidrosenam.

2. Berperan penting dalam pembentukan hijau daun (khlorofil).

Kekurangan unsur hara Cupprum / Tembaga ( Cu )

1. Pada bagian daun masih muda tampak layu dan kemudian mati (die back), sedang ranting-rantingnya berubah warna pula menjadi coklat dan mati pula.

2. Ujung daun secara tidak merata sering ditemukan layu.

3. Pada bagian buah pada umumnya kecil-kecil warna coklat dan bagian dalamnya didapatkan sejenis perekat (gum).

Kelebihan unsur hara Cupprum / Tembaga ( Cu )

1. Tanaman tumbuh kerdil.

2. Percabangan terbatas.

3. Pembentukan akar terhambat,akar menebal dan berwarna gelap

D.Zincum / Seng ( Zn )

Fungsi Zincum / Seng ( Zn )

1. Dalam jumlah yang sangat sedikit dapat berperan dalam mendorong perkembangan pertumbuhan.

2. Berfungsi dalam pembentukan hormon tumbuh (auxin) dan penting bagi keseimbangan fisiologis.

3. Berperan dalam pertumbuhan vegetatif dan pertumbuhan biji/buah.

Kekurangan unsur hara Zincum / Seng ( Zn )

1. Terjadi penyimpangan pertumbuhan pada bagian daun-daun yang tua, yaitu:
* Bentuknya lebih kecil dan sempit daripada bentuk umumnya
* Klorosis terjadi di antara tulang-tulang daun
* Daun mati sebelum waktunya, kemudian berguguran dimulai dari daun-daun yang ada di bagian bawah menuju ke puncak.

2. Pada padi sawah adanya pemutihan di bagian tengah daun. Kekurangan yang parah menyebabkan daun tidak mau terbuka.

3. Pada tanaman jagung daun-daun muda menunjukkan garis-garis kuning dan terus menguning sampai ke dasar daun, sedang tepi daun tetap hijau.

Kelebihan unsur hara Zincum / Seng ( Zn ).

Ini ditandai dengan daun berwarna aneh-aneh misal kekuning-kuningan atau pada daun yang sudah tua berwarna kemerahan.Kalau diperhatikan dengan seksama cabang dan batangpun ikut terkena bencana yang mengakibatkan terdapatnya lubang kecil-kecil.

E.Boron ( B )

Fungsi Boron ( B )

1. Berfungsi mengangkut karbohidrat kedalam tubuh tanaman dan menghisap unsur kalsium.

2. Berfungsi dalam perkembangan bagian-bagian tanaman untuk tumbuh aktif.

3. Pada tanaman penghasil  biji unsur ini berpengaruh terhadap pembagian sel.

4. Menaikkan mutu tanaman sayuran dan tanaman buah.

Kekurangan unsur hara Boron ( B )

1. Daun berwarna lebih gelap dibanding daun normal , tebal , dan mengkerut.

2. Pertumbuhan terhambat pada jaringan meristematik (pucuk akar).

3. Mati pucuk (die back)

4. Mobilitas rendah

5. Buah yang sedang berkembang sangat rentan terserang penyakit.

Kelebihan unsur hara Boron ( B )

Ujung daun kuning dan mengalami nekrosis.

F.Chlor ( Cl )

Fungsi Chlor ( Cl )

1. Memperbaiki dan meninggikan hasil kering dari tanaman. seperti, tembakau,kapas,kentang dan tanaman sayuran.

2. Sebagai pemindah hara tanaman.

3. Meningkatkan osmose sel.

4. Mencegah kehilangan air yang tidak seimbang.

Kekurangan unsur hara Chlor ( Cl )

1. Pola percabangan akar abnormal.

2. Gejala wilting (daun lemah dan layu).

3. Warna keemasan (bronzing) pada daun.

4. Pada tanaman kol daun berbentuk mangkuk.

5. Dapat menimbulkan gejala pertumbuhan daun yang kurang normal terutama pada tanaman sayur-sayuran, daun tampak kurang sehat dan berwarna tembaga.

Kelebihan unsur hara Chlor ( Cl )

Dapat menimbulkan gejala pertumbuhan daun yang kurang normal terutama pada tanaman sayur-sayuran daun tampak kurang sehat dan berwarna tembaga.

G.Molibdenum ( Mo )

Fungsi Molibdenum ( Mo )

1. Berperan dalam mengikat (fiksasi) N oleh mikroba pada leguminosa.

2. Sebagai katalisator dalam mereduksi N.

3. Sebagai kofaktor pada beberapa enzim penting untuk membangun asam amino.

4. Mengaktifkan enzim nitrogenase, nitrat reduktase dan xantine oksidase.

Kekurangan unsur hara Molibdenum ( Mo )

1. Pertumbuhan tanaman terhambat.

2. Daun menjadi pucat dan mati.

3. Pembentukan bunga terlambat.

4. Ditunjukkan dengan munculnya klorosis di daun tua , kemudian menjalar ke daun muda.

Kelebihan unsur hara Molibdenum ( Mo )

1. Kelebihan tidak menunjukkan gejala yang nyata pada adenium.

2. Kelebihan Mo dapat mengganggu proses fisiologi tanaman.

H. Cobalt ( Co )

Fungsi Cobalt ( Co )

Untuk Fiksasi nitrogen dalam penyerapan unsur N (Nitrogen).Cobalt dapat digantikan perannya dengan Natrium (Na),dan Molibdenum (Mo).

Kekurangan unsur hara Cobalt ( Co )

Mengurangi pembentukan hemoglobin dan fiksasi nitrogen.

Kelebihan unsur hara Cobalt ( Co )

Cobalt jauh lebih tinggi untuk fiksasi nitrogen daripada amonium gizi.Tingkat kekurangan nitrogen dapat mengakibatkan gejala defisiensi.

I . Natrium ( Na )

Fungsi Natrium ( Na )

1. Sebagai keseimbangan ion pada regulasi energi untuk membuka dan menutupnya stomata.

2. Natrium mempunyai sifat higroskopis, artinya bahwa unsur ini mudah  menyerap air dan menahan aircukup kuat, sehingga tanaman tahan akan kekeringan.

3. Unsur Natrium  membantu proses transportasi dalam tubuhtanaman sehingga hasil-hasil  fotosintesis dapat dibawa dan diakumulasi pada tempat-tempat penyimpanan.

Kekurangan unsur hara Natrium ( Na )

1. Daun-daun tenaman bisa menjadi hijau tua dan tipis.

2. Tanaman cepat menjadi layu.

Kelebihan unsur hara Natrium ( Na )

Terlibat dalam osmosis ( pergerakan air ) dan keseimbangan ion pada tumbuhan.Salah satu kelebihan efek negatif Na adalah bahwa itu mengurangi ketersediaan K.

Fungsi Unsur Hara Makro dan Mikro Pada Tanaman

unsur hara makro dan mikro tanaman


Unsur hara makro meliputi:
N, P, K, Ca, Mg, dan S.
Unsur hara mikro meliputi :
Fe, Mn, B, Mo, Cu, Zn, dan Cl.

1. unsur hara macro adalah unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah banyak oleh tanaman.

 Adapun jenis-jenis unsur hara macro adalah :

a). Nitrogen (N)
    Merupakan unsur hara di dalam tanah yang sangat berperan bagi pertumbuhan tanaman. Perilaku Nitrogen dalam tanah sulit diperkirakan karena perpindahannya sangat komlpeks. Lebih dari 98% nitrogen dalam tanah tidak tersedia karena terakumulasi dalam bahan organic atau terjerat dalam mineral liat.Dengan menggunakan KAMASTAN anda dapat memenuhi kebutuhan nitrogen tanaman anda.

b). Fosfor (P)
        Unsur fosfor merupakan zat penting tetapi slalu dalam keadaan kurang di dalam tanah. Unsur P Sangat penting sebagai sumber energi oleh karena itu kekurangan fosfor dapat menghambat pertumbuhan dan reaksi metabolisme tanaman. Selain itu kandungan fosfor pada tanaman membantu dalam pertumbuhan bunga,buah,dan biji. Jika tanaman kekurangan fosfor akan menyebabkan daun dan batang kecil,daun berwarna hijau tua keabu-abuan,mengkilap dan terlihat pigmen merah pada bagian bawah daun lalu mati.

c). Kalsium (Ca)
    Air yang dibutuhkan tanaman untuk hidup penyerapannya sangat dibantu oleh kalsium.

d). Kalium (K)
Diambil/diserap tanaman dalam bentuk : K+
Fungsi Kalium bagi tanaman adalah :
a. Membantu pembentukan protein dan karbohidrat.
b. Berperan memperkuat tubuh tanaman, mengeraskan jerami dan bagian kayu tanaman,
    agar daun, bunga dan buah tidak mudah gugur.
c. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan dan penyakit.
d. Meningkatkan mutu dari biji/buah.

e). Belerang (Sulfur / S)
Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: SO4-
Fungsi belerang bagi tanaman ialah:
a. Berperan dalam pembentukan bintil-bintil akar
b. Merupakan unsur yang penting dalam beberapa jenis protein dalam bentuk cystein,
    methionin serta thiamine
c. Membantu pertumbuhan anakan produktif
d. Merupakan bagian penting pada tanaman-tanaman penghasil minyak, sayuran seperti
    cabai, kubis dan lain-lain
e. Membantu pembentukan butir hijau daun

f). Magnesium (Mg)
Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mg++
Fungsi magnesium bagi tanaman ialah:
a. Magnesium merupakan bagian tanaman dari klorofil
b. Merupakan salah satu bagian enzim yang disebut Organic pyrophosphatse dan Carboxy
    peptisida
c. Berperan dalam pembentukan buah


2. unsur hara micro adalah unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit oleh tanaman
    tapi sangat penting.

 Adapun jenis-jenis unsur hara micro adalah :
a). Mangan (Mn)
Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mn++
Fungsi unsur hara Mangan (Mn) bagi tanaman ialah:
a. Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin terutama vit. C
b. Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua
c. Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim
d. Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi

b). Boron (B)
Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Bo O3-
Fungsi unsur hara Boron (Bo) bagi tanaman ialah:
a. Bertugas sebagai transportasi karbohidrat dalam tubuh tanaman
b. Meningkatkan mutu tanaman sayuran dan buah-buahan
c. Berperan dalam pembentukan/pembiakan sel terutama dalam titik tumbuh pucuk, juga dalam pembentukan tepung sari, bunga dan akar
d. Boron berhubungan erat dengan metabolisme Kalium (K) dan Kalsium (Ca)
e. Unsur hara Bo dapat memperbanyak cabang-cabang nodule untuk memberikan banyak bakteri dan mencegah bakteri parasit

c). Tembaga (Cu)
Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Cu++
Fungsi unsur hara Tembaga (Cu) bagi tanaman ialah:
a. Diperlukan dalam pembentukan enzim seperti: Ascorbic acid oxydase, Lacosa, Butirid Coenzim A. dehidrosenam
b. Berperan penting dalam pembentukan hijau daun (khlorofil)

d). Khlor (Cl)
Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Cl -
Fungsi unsur hara Khlor (Cl) bagi tanaman ialah:
a. Memperbaiki dan meninggikan hasil kering dari tanaman seperti: tembakau, kapas, kentang dan tanaman sayuran
b. Banyak ditemukan dalam air sel semua bagian tanaman
c. Banyak terdapat pada tanaman yang mengandung serat seperti kapas

 e).Molibdenum (Mo)
Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Mo O4-
Fungsi unsur hara Molibdenum (Mo) bagi tanaman ialah:
a. Berperan dalam mengikat (fiksasi) N oleh mikroba pada leguminosa
b. Sebagai katalisator dalam mereduksi N
c. Berguna bagi tanaman jeruk dan sayuran
Molibdenum dalam tanah terdapat dalam bentuk Mo S2

f). Seng (Zinc = Zn)
Diambil/diserap oleh tanaman dalam bentuk: Zn++
Fungsi unsur hara Seng (Zn) bagi tanaman ialah:
a. Dalam jumlah yang sangat sedikit dapat berperan dalam mendorong perkembangan pertumbuhan
b. Diperkirakan persenyawaan Zn berfungsi dalam pembentukan hormon tumbuh (auxin) dan penting bagi keseimbangan fisiologis
c. Berperan dalam pertumbuhan vegetatif dan pertumbuhan biji/buah

g). Besi (Fe)
Besi (Fe) merupakan unsur mikro yang diserap dalam bentuk ion feri (Fe3+). Fe dalam tanaman sekitar 80% yang terdapat dalam kloroplas atau sitoplasma. Penyerapan Fe lewat daun dianggap lebih cepat dibandingkan dengan penyerapan lewat akar, terutama pada tanaman yang mengalami defisiensi Fe. Dengan demikian pemupukan lewat daun sering diduga lebih ekonomis dan efisien. Fungsi Fe antara lain sebagai penyusun klorofil, protein, enzim, dan berperanan dalam perkembangan kloroplas. Sitokrom merupakan enzim yang mengandung Fe porfirin. Kerja katalase dan peroksidase digambarkan secara ringkas sebagai berikut:
I.  Catalase : H2O + H2O O2 + 2H2O
II. Peroksidase : AH2 + H2O A + H2O

Cara Melawan Rasa Kantuk Berlebihan


cara melawan kantuk

Mengantuk wajar di alami oleh semua orang di semua lapisan masyarakat. Mengantuk juga menunjukkan bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat dari berbagai kegiatan atau pekerjaan yang sedang dilakukan dan untuk menjaga kesehatan tubuh. Mengantuk biasanya datang ketika malam hari ketika semua aktivitas telah selesai di jalankan. Namun, kadang-kadang mengantuk dapat menyerang pada saat seseorang sedang sibuk dengan berbagai kegiatan yang super penting di pagi hari dan sore hari. Jadi, apakah ada tips untuk menangkal mengantuk mengantuk atau terbukti dan efektif ... ???

Teman, tips kesehatan. Tidak sedikit dari kita sering menderita oleh rasa kantuk pada saat ini harus menyelesaikan deadline tugas. Penulis sendiri juga sering di mengantuk hinggapi saat menulis artikel tentang kesehatan. Untuk tujuan ini, untuk meningkatkan produktivitas, moral dan etos kerja, untuk mempercepat mengantuk dapat menghilangkan waktu kerja atau kegiatan. Berikut tips untuk menangkal mengantuk atau mengantuk:

Berjalan Untuk sementara waktu. Terlalu lama duduk di meja kerja akan menyebabkan kebosanan, rasa kantuk dan hinggapi tidak baik untuk kesehatan. Solusinya, jalanlah berjalan selama beberapa menit untuk menyingkirkan rasa mengantuk.

Tidur di sore hari. Penulis pernah berlatih NAP selama sekitar beberapa menit selama siang hari. Terbukti, dapat menghilangkan rasa kantuk saat di butuhkan untuk pekerjaan atau kegiatan sesudahnya.

Tidak Bekerja Dengan Pencahayaan redup. Memilih untuk membuat terang ruang kerja menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan produktivitas kerja dan dampak positif untuk mengatasi rasa kantuk yang sering mendera.
Istirahatkan Senses Anda. Terlalu lama menatap layar monitor komputer dapat meningkatkan kebosanan, merusak organ mata dan mudah mengantuk. Solusinya, mengistirahatkan mata Anda selama beberapa detik setelah menatap komputer selama setengah jam.
Menyediakan Snacks Sehat. Makan buah-buahan di sela-sela rutinitas kerja adalah solusi yang efektif terbukti untuk menangkal rasa kantuk. Hal ini karena buah ini, makanan yang kaya vitamin dan serat untuk menyehatkan tubuh dan dapat mencegah Anda dari kelelahan dan kantuk.
Berhenti Tinggi Makanan berlemak. Cobalah untuk tidak mengkonsumsi berbagai makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi sementara sarapa pagi serta makan siang. Hal ini karena makanan berlemak tinggi, terkait dengan orang tertentu merasa lelah dan mengantuk dengan cepat.
Berhenti Tinggal Up Late At Night. Ini adalah salah satu penyebab utama banyak dari kita yang sering dilanda rasa kantuk. Tidur lebih awal atau cukup tidur di malam hari merupakan solusi ampuh untuk mengatasi rasa kantuk startup berjuang dengan aktivitas super sibuk.

Gaya Hidup Sehat


gaya hidup sehat

Sebuah gaya hidup sehat sangat sulit dalam praktek di era saat ini. Sebuah kegiatan yang sangat padat, membuat sebagian orang lupa bahwa kesehatan tubuh memiliki nilai-nilai penting dalam kehidupan. Namun, jika kita berpikir jernih, maka gaya hidup sehat yang sebenarnya mudah kita lakukan di setiap detik dari kehidupan kita. Langkah awalnya dengan mengetahui gaya hidup sehat yang benar. Lalu bagaimana gaya hidup sehat untuk mencegah kematian dini ... ???

Teman, tips kesehatan. Mungkin sehat gaya hidup yang benar dalam pikiran Anda dengan makan sehat, olahraga teratur dan tidak merokok, juga. Ya, memang, untuk tiga elemen adalah beberapa tips agar seseorang selalu sehat dan bugar sepanjang hari. Namun, tidak hanya itu, gaya hidup sehat. Karena masih ada berbagai tips gaya hidup sehat yang harus Anda berlatih dalam kehidupan sehari-hari. Tips kesehatan berikut, gaya hidup sehat untuk mencegah kematian dini:

Selalu aktif. Dalam hal ini mencoba untuk tidak sering duduk terlalu lama baik di depan komputer atau menonton acara tv yang Anda sukai. Anda dapat memulai dengan mengurangi waktu untuk berlama-lama di depan komputer atau televisi dengan melakukan kegiatan lain yang membuat Anda bergerak dan aktif.
Sinar matahari pagi sangat baik untuk kesehatan tubuh Anda. Hal ini karena, dengan paparan sinar matahari pagi, maka tubuh akan didorong untuk memproduksi vitamin d. Vitamin D dalam tubuh memiliki fungsi untuk menangkal penyakit jantung, berbagai jenis kanker dan juga mencegah pengeroposan tulang awal.
Tambah atau perbanyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran sangat baik untuk menyehatkan tubuh Anda. Berbagai buah-buahan seperti jeruk, semangka, pepaya, Apple dan lain-lain serta berbagai sayuran seperti bayam, sawi dan sayuran lain dan buah-buahan dipertanyakan.
Olahraga teratur adalah salah satu faktor yang dapat membuat tubuh Anda lebih sehat dan bugar sepanjang hari. Anda dapat memulainya, dengan menyisihkan waktu di pagi hari untuk berolahraga di pagi hari seperti berjalan, berlari atau bersepeda.
Berhenti merokok. Ini adalah gaya hidup sehat yang sulit untuk dilakukan bagi mereka yang membuat kebiasaan merokok sebagai suatu kebutuhan. Tapi apakah Anda tahu, kandungan rokok sangat tidak ramah untuk kesehatan tubuh Anda.
Mulailah hari Anda dengan tertawa atau tersenyum. Karena aktivitas tersenyum atau tertawa dampak yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta kesehatan tubuh itu sendiri. Anda dapat memulainya dengan sering bercanda dengan teman-teman atau menonton berbagai komedi di televisi.
Cobalah untuk membatasi, mengurangi atau bahkan menghilangkan mengkonsumsi berbagai makanan cepat saji. Dengan dimulainya memasak makanan Anda sendiri, Anda sebaiknya mencari tahu, apakah makanan yang Anda masak kesehatan yang baik bagi tubuh Anda atau bahkan menjadi buruk bagi kesehatan tubuh Anda.

Bagaimana Sih Cara Mempercantik KUKU Kaki? Ini Dia Caranya

 cara memperindah kuku kaki

Sahabat, penggunaan alas kaki baik itu sepatu olah raga atau sandal terbuka membuat penampilan kuku berubah.
 
kuku menjadi kotor dan berwarna gelap akibat gesekkan dengan kaos kaki dan keringat. padahal kuku adalah unsur penting dari kebersihan diri.
Walaupun ukurannya kecil mulailah merawat kuku kaki dan tangan anda dengan racikan alami berikut ini :

Garam
Baking Soda
Lemon

Cara Pengolahan :
Pertama-tama silahakan peras lemon ya sahabat,
Tambahkan garam lalu berikan sejumput baking soda (jangan kaget jika baking sodanya langsung bereaksi terhadap asam dari lemon) sehingga nanti akan muncul gelembung.
Gunakan ramuan ini pada permukaan kuku yang kusam untuk mengambalikkan keindahan alaminya, lakukan secara perlahan dengan kejutan kecil agar terserap sempurna, dengan pemakaian teratur kira-kira seminggu sekali rasakan perbedaan signifikan pada kuku anda sahabat.

Apa sih yang membuat ramuan diatas dapat mencerahkan kuku? jawabannya adalah sebagai berikut :
Natrium clorida pada garam merupakan zat efektif untuk membersihkan kuku ditambah dengan baking soda tidak di ragukan lagi yang memiliki fungsi untuk mencerahkan kuku.

Terima Kasih sahabat atas kunjungannya,harap di share jika bermanfaat.

Ini Dia Cara Alami Mengganti Cairan TUBUH Yang Hilang

Anda suka berolahraga Sahabat Satutips? ya olahraga merupakan kegiatan yang sangat mengasyikkan
lari pagi sampai berkeringat bisa jadi cara menghilangkan stress sekaligus menjaga kebugaran,


manfaat garam

keluarnya keringat dapat menyebabkan berkurangnya cairan pada tubuh sehingga membuat tubuh menjadi pusing atau lemas, tapi ini bisa dicegah dengan konsumsi air 8 gelas per hari.

akan tetapi ada cara lain yang cepat untuk mengembalikkan cairan tubuh anda sahabat,

ini bahan-bahannya :

- garam dapur
- teh bubuk
- 1 gelas air

cara mengelola :

Didihkan satu gelas air hingga mendidih,
setelah mendidih matikan kompor
dan masukkan teh bubuk (untuk menjaga kandungan baik dalam teh) diamkan selama 2-3 menit lalu saring.
Terakhir tambahkan 2 sdt garam lalu sajikan.

Garam sejak dulu sudah terbukti ampuh untuk menggantikan elektrolit tubuh. natrium clorida yang dikandungnya sangat ampuh untuk menggantikan cairan tubuh.

Minumlah satu gelas sehari setelah berolahraga atau beraktivitas berat diluar rumah.
Ngapain harus beli jika anda bisa membuatnya sendiri di rumah.

Garam Sebagai Obat Panas Dalam

Sahabat,pernahkah anda merasa tenggorokkan sakit dan panas serasa di tusuk jarum pada saat menelan makanan kesukaan? bisa jadi anda sedang terkena panas dalam.

Ya panas dalam terkadang menyerang pada saat tubuh dalam kondisi tidak fit,panas dalam juga merupakan bagian dari tanda penyakit influenza.

Segeralah konsumsi minuman pereda panas dalam agar tidak menjadi penyakit yang lebih menyakitkan, perbanyak minum air putih hangat dan hindari makanan dengan kadar minyak tinggi serta santan.

Jika anda ingin mengobati panas dalam dengan cara alami, maka anda dapat menggunakan ramuan berikut ini.

Bahan-bahan :

1 sdt garam
1 buah lemon
1 Jeruk nipis
Madu
Satu gelas air

Cara Pengolahan :

Peras lemon terlebih dahulu
Tambahkan perasan jeruk nipis
Tambahkan garam
Tambahkan satu sendok madu
Terakhir tambahkan air hangat lalu aduk dan silahkan sajikan.

Minumlah 2 gelas sehari hingga rasa panas hilang atau untuk menjaga kesehatan di musim pancaroba.

Garam Untuk Meredakan Influenza

Sahabat, satutips punya saran untuk meredakan influenza dengan garam.
Pada saat anda merasa masuk angin,suhu tubuh mendingin dan sering bersin segeralah rendam kaki anda dengan air hangat yang dicampuri garam. Metode perendaman kaki ini sudah diterapkan sejak lama,
Menurut ahli refleksiology kaki memiliki 72 ribu ujung syaraf yang berhubungan dengan areal lain di tubuh.
Sehingga merendamnya dengan air garam akan membuat saraf menjadi lebih rileks dan mengantar hangat keseluruh tubuh,jika rendaman kaki di lakukan di pagi hari akan membangkitkan energy sehingga dapat memperbaiki system saraf dan melancarkan system endoktrin. Sedangkan jika perendaman dilakukan di malam hari dapat memberikan energy pada ginjal sehingga membuat tidur lebih nyenyak karena pembuluh darah terbuka dan bermanfaat memperlancar peredaran darah anda.

Sahabat,itulah beberapa manfaat lain dari garam.
Jika anda bertanya apakah masih ada yang lain? maka di artikel berikutnya saya akan membahas fungsi garam untuk kecantikan dan kesehatan kuku.

Terima kasih telah membaca dan semoga lekas sembuh ya sahabat.